Majelis Darussyifa’ Habib Ali Assegaf: Mengkaji Kitab Nashoihul ‘Ibad di Jakarta Timur
Description
Majelis Darussyifa’ Habib Ali Assegaf: Mengkaji Kitab Nashoihul ‘Ibad di Jakarta Timur
Bagi para pencari ketenangan jiwa dan ilmu di tengah hiruk pikuk ibu kota, Majelis Dzikir wa Ta’lim Darussyifa’ kembali membuka pintunya sebagai oase ruhani. Pengajian rutin bulanan yang diasuh langsung oleh Al-Habib Ali bin Umar bin Ali Assegaf ini menjadi kesempatan emas untuk menyirami hati dengan dzikir dan memperdalam pemahaman agama.
Majelis ini menjadi salah satu destinasi utama bagi jamaah yang rindu akan suasana pengajian yang khusyuk. Kehadiran seorang guru mulia dan pembahasan kitab klasik menjadikannya magnet bagi para pecinta ilmu dan ahlul bait di pengajian Jakarta.
Profil Singkat Majelis Dzikir wa Ta’lim Darussyifa’
Majelis Darussyifa’, yang secara harfiah berarti “Rumah Penyembuh”, telah lama menjadi rujukan bagi masyarakat yang mencari penyembuh bagi penyakit hati. Didirikan dan dibimbing oleh Al-Habib Ali bin Umar bin Ali Assegaf, majelis ini konsisten menebarkan dakwah Islam Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah yang sejuk dan menentramkan.
Berpusat di Jakarta Selatan namun mengadakan kegiatan rutin di berbagai tempat, termasuk di Kramat Jati, Jakarta Timur, Darussyifa’ memiliki misi menghidupkan sunnah Nabi Muhammad SAW. Suasana yang dibangun selalu mengedepankan ukhuwah Islamiyah, di mana para jamaah dapat duduk bersama dalam ikatan persaudaraan yang kuat.
Sosok Guru Mulia: Al-Habib Ali bin Umar bin Ali Assegaf
Pengajian ini terasa istimewa berkat bimbingan langsung dari Al-Habib Ali bin Umar bin Ali Assegaf. Beliau adalah seorang ulama yang dikenal dengan kelembutan tutur kata, kedalaman ilmu, serta akhlaknya yang mulia. Sebagai seorang dzurriyah Nabi, dakwah beliau senantiasa berlandaskan warisan luhur, menjadikannya salah satu figur dalam direktori ustadz Aswaja yang dihormati.
Dalam setiap tausiyahnya, Habib Ali Assegaf mampu menyajikan materi agama yang berat menjadi mudah dipahami dan menyentuh hati. Penjelasan beliau yang sistematis membuat jamaah tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga motivasi untuk menjadi pribadi Muslim yang lebih baik.
Menggali Hikmah dari Kitab Nashoihul ‘Ibad
Daya tarik utama dari pengajian ini adalah pembahasan kitab fundamental bagi penataan hati, yaitu Kitab Nashoihul ‘Ibad (نصائح العباد). Kitab ini merupakan karya agung dari ulama Nusantara, Asy-Syaikh Muhammad Nawawi bin ‘Umar Al-Bantani Al-Jawi.
Apa Itu Kitab Nashoihul ‘Ibad?
Secara esensial, Nashoihul ‘Ibad adalah kitab syarah (penjelasan) atas kitab Al-Munabbihat ‘alal Isti’dad li Yaumil Ma’ad karya Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani. Kitab ini berisi kumpulan nasihat berharga untuk mempersiapkan diri menuju Hari Akhir.
Isinya sarat dengan petuah terkait tazkiyatun nafs (penyucian jiwa), perbaikan akhlak, dan motivasi ibadah. Syaikh Nawawi Al-Bantani menguraikannya dengan dalil Al-Qur’an, Hadits, serta kisah para ulama salaf, menjadikannya sangat relevan untuk diamalkan.
Mengapa Kitab Ini Penting Dikaji?
Di zaman yang serba materialistis, mengkaji kitab seperti Nashoihul ‘Ibad menjadi kebutuhan mendesak. Kitab ini berfungsi sebagai cermin untuk merefleksikan kondisi hati dan pengingat akan tujuan hakiki kehidupan. Di bawah bimbingan Habib Ali Assegaf, setiap nasihat akan dibedah maknanya secara mendalam.
Jadwal dan Lokasi Lengkap Pengajian
Untuk memudahkan para jamaah yang ingin hadir, berikut adalah rincian lengkap mengenai jadwal dan lokasi pengajian Majelis Darussyifa’ di Jakarta Timur. Pastikan untuk mencatat informasi ini agar tidak ketinggalan.
- Tema Pengajian: Pembahasan Kitab Nashoihul ‘Ibad
- Penceramah: Al-Habib Ali bin Umar bin Ali Assegaf
- Jadwal: Setiap Malam Jumat (Kamis Malam) di Awal Bulan Hijriah
- Waktu: Ba’da Isya s/d Selesai
- Lokasi: Jl. Kober No. 53, RT.007/RW.02, Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Kawasan Kramat Jati yang strategis menjadikan majelis ini mudah diakses oleh jamaah dari berbagai penjuru. Kehadiran Anda sangat dinantikan untuk bersama-sama memakmurkan taman-taman surga di dunia.
Suasana Majelis: Perpaduan Dzikir, Ilmu, dan Ukhuwah
Setiap pertemuan di Majelis Darussyifa’ diawali dengan lantunan dzikir dan wirid yang dipimpin langsung oleh Habib Ali Assegaf. Gemuruh dzikir menciptakan atmosfer spiritual yang mendalam, mempersiapkan hati untuk menerima cahaya ilmu.
Setelah sesi dzikir, barulah pengajian kitab dimulai. Habib Ali dengan sabar menguraikan baris demi baris teks kitab, memberikan contoh relevan, dan terkadang membuka sesi tanya jawab. Interaksi inilah yang membuat ilmu menjadi lebih hidup.
Pengajian ini terbuka untuk umum, baik laki-laki maupun perempuan. Siapapun yang rindu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan berada dalam lingkungan yang positif, sangat dianjurkan untuk hadir. Jangan biarkan informasi berharga ini berhenti di Anda, bagikan kepada keluarga dan sahabat. Semoga langkah kita menuju majelis ilmu dicatat sebagai amal shalih.